Kolaborasi Dalam Pengembangan Video Pembelajaran Outcome Based Learning Teaching (OBLT) Bersama Universitas Hasanuddin Makassar
Ditinjau oleh : Admin MCU
28 Oct 2026
1
0
Perkembangan teknologi digital memberikan peluang bagi perguruan tinggi untuk terus meningkatkan kualitas proses pembelajaran. Salah satu upaya yang dapat dilakukan adalah melalui pengembangan media pembelajaran berbasis video yang dirancang secara sistematis, interaktif, dan sesuai dengan capaian pembelajaran. Sejalan dengan kebutuhan tersebut, kolaborasi dalam pengembangan video pembelajaran Outcome Based Learning Teaching (OBLT) dengan Universitas Hasanuddin Makassar menjadi bagian dari upaya mendorong inovasi pendidikan tinggi.
Kolaborasi ini mengangkat pentingnya pemanfaatan media digital sebagai sarana pendukung pembelajaran yang lebih terarah dan mudah diakses. Melalui pengembangan video pembelajaran, materi akademik dapat disampaikan secara lebih menarik, terstruktur, dan membantu mahasiswa memahami konsep maupun penerapan materi yang dipelajari.
Mengenal Konsep Outcome Based Learning Teaching (OBLT)
Outcome Based Learning Teaching (OBLT) merupakan pendekatan pembelajaran yang berorientasi pada hasil atau capaian pembelajaran. Dalam penerapannya, proses pembelajaran dirancang dengan memperhatikan kompetensi yang diharapkan dapat dikuasai mahasiswa setelah mengikuti kegiatan pembelajaran.
Pendekatan ini menekankan keterkaitan antara tujuan pembelajaran, materi yang disampaikan, metode pengajaran, serta evaluasi hasil belajar. Dengan perencanaan yang tepat, kegiatan pembelajaran diharapkan mampu memberikan pengalaman belajar yang relevan dengan kebutuhan akademik dan pengembangan kompetensi mahasiswa.
Pengembangan video pembelajaran OBLT dapat mendukung penerapan pendekatan tersebut melalui penyajian materi yang disusun berdasarkan capaian pembelajaran yang telah ditetapkan. Video dapat dimanfaatkan sebagai sumber belajar mandiri maupun sebagai pelengkap kegiatan perkuliahan yang berlangsung di kelas.
Peran Kolaborasi PT Mahakarya Citra Utama dan Universitas Hasanuddin
Kolaborasi antara PT Mahakarya Citra Utama dan Universitas Hasanuddin Makassar menjadi bentuk sinergi yang berfokus pada pengembangan media pembelajaran untuk mendukung kegiatan pendidikan tinggi. Kerja sama ini membuka peluang untuk menggabungkan kebutuhan akademik perguruan tinggi dengan pengembangan media digital yang informatif dan mudah digunakan.
Dalam pengembangan video pembelajaran, kesesuaian materi dengan tujuan pembelajaran menjadi salah satu aspek penting yang perlu diperhatikan. Penyusunan konten perlu mempertimbangkan struktur materi, kejelasan penyampaian, serta relevansi informasi dengan kompetensi yang ingin dicapai mahasiswa.
Melalui kolaborasi ini, pengembangan media pembelajaran diharapkan dapat mendukung penyampaian materi secara lebih efektif sekaligus memperluas pemanfaatan teknologi dalam kegiatan akademik. Sinergi antara perguruan tinggi dan mitra pengembangan pendidikan juga menjadi peluang untuk menghadirkan inovasi yang berkelanjutan.
Video Pembelajaran sebagai Pendukung Transformasi Pendidikan Digital
Video pembelajaran memiliki keunggulan dalam menyajikan informasi melalui perpaduan unsur visual dan audio. Materi yang kompleks dapat diuraikan menjadi bagian-bagian yang lebih mudah dipahami, sementara mahasiswa memiliki kesempatan untuk mempelajari kembali materi sesuai dengan kebutuhan masing-masing.
Dalam konteks OBLT, video pembelajaran dapat dirancang dengan mengacu pada capaian pembelajaran yang ingin dicapai. Materi dapat disusun secara bertahap, mulai dari pengenalan konsep, penjelasan inti, contoh penerapan, hingga rangkuman yang membantu mahasiswa memahami pokok pembahasan.
Selain mendukung fleksibilitas belajar, pemanfaatan video juga berpotensi membantu dosen dalam menyampaikan materi secara konsisten. Media ini dapat melengkapi pembelajaran tatap muka maupun pembelajaran daring, tanpa menghilangkan peran dosen dalam membimbing, berdiskusi, dan mengevaluasi perkembangan mahasiswa.
Meningkatkan Kualitas dan Aksesibilitas Materi Pembelajaran
Pengembangan video pembelajaran yang berkualitas memerlukan perhatian terhadap aspek substansi maupun teknis. Materi perlu disajikan dengan bahasa yang jelas, alur yang terstruktur, serta visualisasi yang mendukung pemahaman. Kesesuaian konten dengan capaian pembelajaran juga menjadi dasar agar video tidak sekadar menarik secara visual, tetapi memiliki manfaat akademik yang nyata.
Di samping itu, media pembelajaran digital dapat memberikan fleksibilitas bagi mahasiswa untuk mengakses materi sesuai dengan waktu dan kecepatan belajar masing-masing. Mahasiswa dapat mengulang bagian yang belum dipahami sehingga proses belajar menjadi lebih mandiri dan terarah.
Dengan perencanaan yang matang, video pembelajaran OBLT dapat menjadi salah satu alternatif pendukung peningkatan mutu pembelajaran di perguruan tinggi. Pemanfaatannya tetap perlu disertai evaluasi berkala agar materi yang disampaikan relevan dengan kebutuhan pembelajaran dan perkembangan ilmu pengetahuan.
Komitmen terhadap Inovasi Pendidikan Tinggi
Kolaborasi pengembangan video pembelajaran OBLT dengan Universitas Hasanuddin Makassar mencerminkan pentingnya sinergi dalam mendorong inovasi pendidikan tinggi. Pengembangan media pembelajaran digital diharapkan dapat memberikan nilai tambah bagi proses penyampaian materi, mendukung ketercapaian kompetensi mahasiswa, serta memperkuat pemanfaatan teknologi dalam kegiatan akademik.
PT Mahakarya Citra Utama memandang pengembangan media pembelajaran sebagai salah satu peluang untuk mendukung ekosistem pendidikan yang adaptif terhadap perubahan. Melalui kolaborasi dengan perguruan tinggi, inovasi pembelajaran dapat terus dikembangkan dengan memperhatikan kebutuhan akademik dan kualitas materi.
Ke depannya, pengembangan media pembelajaran berbasis capaian diharapkan dapat menjadi bagian dari upaya berkelanjutan untuk menciptakan pengalaman belajar yang lebih terstruktur, fleksibel, dan relevan dengan tantangan pendidikan di era digital.
Referensi :
1. Universitas Hasanuddin. (2026, 24 Agustus). Unhas Dorong Pengukuran CPL Terintegrasi untuk Perkuat Mutu dan Akreditasi. Referensi mengenai penerapan pendekatan OBE dan pengukuran capaian pembelajaran di Universitas Hasanuddin.
2. Universitas Hasanuddin, Lembaga Penjaminan Mutu dan Pengembangan Pendidikan. LPMPP Unhas Gelar Workshop Penguatan Pengukuran CPL Berbasis OBE untuk 92 Program Studi. Referensi mengenai penguatan implementasi OBE dalam proses pembelajaran perguruan tinggi.
3. UNESCO Institute for Information Technologies in Education. (2025). Analytical Report: Community-Based Learning in Higher Education. Referensi mengenai pemanfaatan teknologi digital dalam pembelajaran di pendidikan tinggi.