Kenali Keberadaan Pasti dan Tidak Pasti dari "Sang Buah Hati" yang di Nanti

11 bulan yang lalu
Ditinjau oleh : Raka

15 May 2023

"Author: Ismiati, S.ST., M.Keb."

Artikel MCU 15 Mei 2023 - Hallo bunda.., masa kehamilan bisa menjadi masa yang indah sekaligus mendebarkan bagi pasangan suami-Istri. Bagaimana tidak? Karena masa kehamilan menjadi masa penantian datangnya sang buah hati yang paling di nanti bagi sebagian orang. Jadi Bun... selain menggunakan test pack, ada tanda-tanda yang perlu bunda tahu nih, untuk mengenali keberadaan “sang buah hati” yang di nanti. 

APA ITU KEHAMILAN?

Kehamilan merupakan suatu proses yang diawali dari tahap konsepsi sampai lahirnya “sang buah hati”. kehamilan dihitung mulai dari hari pertama haid terakhir yakni berlangsung selama 280 hari (40 minggu atau 9 bulan 7 hari). Proses kehamilan menjadi saat yang paling tepat untuk saling berbagi dan merencanakan apa yang akan dilakukan sebagai calon orang tua dan menjadi pengalaman yang sangat bermakna khususnya perempuan. Sehingga sangat penting untuk mengetahui tanda pasti dan tidak pasti dari kehamilan. 

Tanda pasti dan tidak pasti kehamilan sebagai berikut: 

1. Tanda pasti hamil (Positif sign) adalah Tanda yang menunjukkan langsung keberadaan janin

a. Teraba bagian – bagian Janin

b. Gerakan Janin dalam rahim Gerakan janin dapat dirasakan saat usia kehamilan 20 minggu atau 5 bulan.

c. Terdengar Denyut Jantung Janin (DJJ) Deyut jantung janin normal berkisar antara 120 sampai dengan 160 kali permenit.

  • DJJ dapat terdengan pada usia 6-7 minggu kehamilan menggunakan ultrasound
  • DJJ dapat terdengar pada usia 12 minggu kehamilan menggunakan dopler
  • DJJ dapat terdengar pada usia 18 minggu kehamilan menggunakan leannec

d. Terlihat bentuk janin pada pemeriksaan Ultrasonografi (USG)

2. Tanda tidak pasti hamil

  • Amenorea (berhentinya menstruasi)
  • Mual (nause) dan muntah (emesis)
  • Payudara tegang
  • Sering buang air kecil
  • Mengidam (ingin makanan khusus)
  • Tidak tahan suatu bau-bauan
  • Pingsan
  • Tidak ada selera makan (anoreksia)
  • Kelelahan (Fatigue)
  • Konstipasi/obstipasi
  • Perubahan pigmentasi kulit
  • Varices 
Referensi :

Dahlan, A.K., Umrah, A.S., 2017. FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN PENGETAHUAN IBU HAMIL PRIMIGRAVIDA DALAM PENGENALAN TANDA BAHAYA KEHAMILAN. Voice Midwifery 7, 1–14.

Elsa .W, V., Pertiwi, H.W., 2012. HUBUNGAN PARITAS IBU HAMIL TRIMESTER I DENGAN KEJADIAN EMESIS GRAVIDARUM DI PUSKESMAS TERAS. J. Kebidanan 4. https://doi.org/10.35872/jurkeb.v4i2.98

Khairoh M, Rosyariah, A. Ummah K. 2019. Asuhan Kebidanan Kehamilan.Surabaya: Jakadmedia

Marni. 2011. Asuhan Kebidanan Pada Masa Antenatal. Yogyakarta. Pustaka Pelajar.

Nurul, J. 2012. Buku Ajar Asuhan Kebidanan Kehamilan. Yogyakarta. Andi Yogyakarta.